Kamis, 27 Januari 2011

Cerita Lucu

PENJAGA REL KERETA API
Sarjo melamar pekerjaan sebagai penjaga lintasan kereta api. Dia diantar menghadap Pak Banu, kepala bagian, untuk test wawancara.
“Seandainya ada dua kereta api berpapasan pada jalur yang sama, apa yang akan kamu lakukan?”, tanya Pak Banu, ingin mengetahui seberapa cekatan Sarjo.
“Saya akan pindahkan salah satu kereta ke jalur yang lain,” jawab Sarjo dengan yakin.
“Kalau handle untuk mengalihkan rel-nya rusak, apa yang akan kamu lakukan?”, tanya Pak Banu lagi.
“Saya akan turun ke rel dan membelokkan relnya secara manual.”
“Kalau macet atau alatnya rusak bagaimana?”
“Saya akan balik ke pos dan menelpon stasiun terdekat.”
“Kalau telponnya lagi dipakai?”
“Saya akan lari ke telpon umum terdekat?”
“Kalau rusak?”
“Saya akan pulang menjemput kakek saya.”
“LHO?”, tanya Pak Banu heran dengan jawaban Sarjo.
“Karena seumur hidupnya yang sudah 73 tahun, kakek saya belum pernah melihat kereta api tabrakan…”

PELUPA BERAT
Seperti biasanya, andi yang duduk di kelas 5 SD minta izin kepada ayahnya untuk pergi ke sekolah. “pak, saya ke sekolah dulu ya?” kata andi. “iya, berangkat sana! jangan ada yang lupa! eh,,, celana kamu mana? kenapa nggak dipakai?” tanya bapaknya. “oh iya! pak, saya lupa pakai celana…” kata andi. “dasar pelupa!” kata bapaknya marah-marah.
Keesokan harinya andi mau berangkat ke sekolah, seperti biasa ia minta izin. “pak, saya mau ke sekolah dan hari ini sudah tidak ada lagi yang ketinggalan,” kata andi. “yakin? lalu buku gambarmu mana?” kata bapaknya mengingatkan. “oh iya! saya lupa pak!” kata andi. “kamu ini! masih kecil saja sudah pikun, bagaimana kalau gede nanti?” kata bapaknya sewot.
Keesokan harinya andi minta izin lagi pada bapaknya. “pak, hari ini saya mau berangkat ke sekolah dan semuanya sudah komplit, mulai seragam sekolah, tas, sepatu, buku gambar dan penggaris semuanya udah oke pak… tidak ada yang lupa lagi…” kata andi dengan nada yakin dan penuh percaya diri. Tiba-tiba “PLAKK!!!” Andi dipukul oleh bapaknya dari belakang. “dasar pelupa! ini hari minggu tahu!”

AROGANSI AMERIKA
Cuplikan percakapan radio antara kapal perang Amerika dan otoritas Rusia.
Rusia: “Harap belokkan kapal Anda 15 derajat ke Selatan untuk menghindari tabrakan.
Amerika: “Lebih baik Anda yang membelok!”
Rusia: “Anda yang harus membelok untuk menghindari tabrakan !”
Amerika: “Saya kapten US Navy. Saya bilang belokkan kapal Anda !!!!”
Rusia: “Tidak. Saya katakan sekali lagi, belokkan kapal Anda !!!”
Amerika: “Ini adalah Aircraft Carrier US Lincoln, kapal kedua terbesar dari Armada Atlantik Amerika Serikat. Kami dilengkapi tiga destroyer, tiga cruiser dan sejumlah kapal pendukung. Saya MINTA Anda belok 15 derajat ke Utara. Sekali lagi saya ulangi 15 derajat ke Utara, atau sebuah tindakan akan dilakukan untuk mengamankan kapal Anda !”
Rusia: “Amerika GOBLOK !!! Ini mercusuar !!!

GANTI SEL
Profesor : “Wah HP saya rusak muridku, kenapa tidak bisa dipake buat akses pake GPRS lagi? ada kerusakan dimananya ya?”
Murid : “itu sih saya tahu Prof, gampang! ganti aja SEL nya”.
Profesor : “maksud kamu ganti SEL baterry nya atau SEL didalamnya?”
Murid : “bukan itu prof. ganti aja SEL..URUHNYA dengan HP baru..hehehe…”
Profesor : ????!!!…

KABAYAN KE DOKTER
Kabayan memeriksakan diri ke dokter. Ia mengeluhkan badannya sakit semua.
“Di mana yang terasa sakit?” tanya Dokter.
“Semua sakit, Dok.”
“Coba yang lebih jelas, di mana tepatnya?”
“Semuanya!” kata Kabayan keukeuh. Ia menyentuh lutut dengan telunjuk kanan. “Auww, sakit!” Kemudian menyentuh pipi, jidat, bahkan perutnya, semuanya diiringi teriakan kesakitan. “Tuh kan Dok, semuanya sakit!”
Si dokter memeriksa dengan teliti. “Ini mah bukan semuanya sakit, Kabayan, tapi tulang telunjuk kamu yang retak!”

BETAWI VS JAWA
Seorang Haji dari Betawi mengirimkan anak gadisnya ke Jogja untuk sekolah di Jogja dengan harapan anaknya menjadi sarjana dan jauh dari pergaulan liar di Jakarta.
Setelah menitipkan ke Ibu kost yang dia percayai, pulanglah dia ke Jakarta. 3 bulan kemudian, si anak gadis telpon ke Bapaknya memberitahu bahwa dia hamil 2 bulan.
Marahlah si Pak Haji dan mendatangi si Ibu Kost. “Bagaimana ente …. saya beri tangunggjawab anak gadis saya, kok bisa kejadian kayak gini ..?”
Jawab si Ibu Kost :” Aduh Pak, kulo mboten mangertos, seng kulo ngertos, anak ipun Pak Haji mandine dhewe, tiduri pun dhewe, belajar nang kamar dhewe,..”
Sebelum si Ibu kost menyelesaikan kalimatnya, marahlah Pak Haji sejadi-jadinya “Pegimana kagak hamil, anak gue mandi di-ewe, tidur di-ewe, sampai belajar aja di-ewe !!!!!!!!!!

SUDAH SAMPAI BANYUWANGI
Suatu hari, seorang ibu mengantar anaknya yang baru berusia 7 tahun, naik bis jurusan Surabaya-Denpasar. Ibu berpesan pada pak supir,” Pak, titip anak saya ya? Nanti kalo sampe di Banyuwangi, tolong kasih tau anak saya.” Sepanjang perjalanan, si anak cerewet sekali. Sebentar-sebentar ia bertanya pada penumpang,” Udah sampe Banyuwangi belom?” Hari mulai malam dan anak itu masih terus bertanya-tanya. Penumpang yang satu menjawab,” Belom, nanti kalo sampe dibangunin deh! Tidur aja!” Tapi si anak tidak mau diam, dia maju ke depan dan bertanya pada supir untuk kesekian kalinya,” Pak, cudah campe Banyuwangi belom?” Pak Supir yang sudah lelah dengan pertanyaan itu menjawab,” Belom! Tidur aja deh! Nanti kalo sampe Banyuwangi pasti dibangunin!”
Kali ini, si anak tidak bertanya lagi, ia tertidur pulas sekali. Karena suara si anak tidak terdengar lagi, semua orang di dalam bis lupa pada si anak, sehingga ketika melewati Banyuwangi, tidak ada yang membangunkannya. Bahkan sampa menyeberangi selat Bali dan sudah mendarat di Ketapang,Bali, si anak tertidur dan tidak bangun-bangun. Tersadarlah si supir bahwa ia lupa membangunkan si anak. Lalu ia bertanya pada para penumpang,” Bapak-ibu, gimana nih, kita anter balik gak anak ini?” Para penumpang pun merasa bersalah karena ikut melupakan si anak dan setuju mengantar si anak kembali ke Banyuwangi.
Maka kembalilah rombongan bis itu menyeberangi Selat Bali dan mengantar si anak ke Banyuwangi. Sesampai di Banyuwangi, si anak dibangunkan. “Nak! Udah sampe Banyuwangi! Ayo bangun!” Kata si supir. Si anak bangun dan berkata,” O udah syampe yah !” Lalu membuka tasnya dan mengeluarkan kotak makanannya. Seluruh penumpang bingung. “Bukannya kamu mau turun di Banyuwangi?” Tanya si supir kebingungan. “Nggak, saya ini mau ke Denpasar ngunjungin nenek. kata mama, kalo udah sampe Banyuwangi, saya boleh makan nasi kotaknya!”.

SAYANG ISTERI
Setelah mengamati kehidupan tetangganya, pada suatu pagi seorang istri bertanya pada sang suami.
Isteri : “Abang lihat deh tetangga kita yg baru pindah itu?”
Suami : “Kenapa?”
Isteri : “Tiap pagi sebelum pergi kerja, suami dia akan cium isterinya. Kalau pulang kerja, dia akan berikan isterinya sekuntum bunga mawar. Mesra banget mereka. Kenapa abang tidak seperti itu?”
Suami : “Mau mampus apa?… Mana abang kenal sama isterinya?”

NAIK SEPEDA MOTOR
Udin mengantarkan neneknya berobat ke dokter, naik sepeda motor.
Udin: Ayo nek, naik boncengan, jangan lupa pengangan yang erat ya.
Nenek: Iya, ini juga nenek sudah pegangan erat koq.
Udin: Jangan lupa pengangannya yang erat ya, nek !!!! (kata Udin lagi mengingatkan)
Nenek: Iya, nenek sudah pegangan yang erat, cerewet amat.
Udin: Ok, kalo begitu kita berangkat ya, nek.
Udin lalu mulai meng-gas motornya, lalu terdengar benda jatuh BRUAAAAKKKK!!!!!
Udin kaget, lalu menoleh ke belakang, ternyata si nenek terjatuh dari motornya.
Udin: Lho koq bisa jatuh sih, nek? Nenek gak pengangan ya?
Nenek: Nenek malah pegangan yang erat koq!!!!
Udin: Memangnya nenek pengangan dimana?
Nenek: Di pagar rumah.
Udin: “$%^&(#…..”

MENU PERANCIS
Bahwa orang beranggapan kalau makanan yang kita santap diberi nama Perancis kelihatannya akan terasa lebih enak.
Hal tsb disebabkan antara lain karena anggapan bahwa semua yang berbau Perancis bermutu halus. Perancisinasi juga membuat orang yang akan bersantap mempunyai citra yang kabur tentang apa sebenarnya yang ia mau santap.
Misalnya:
“filet mignon” (secara harafiah artinya: irisan yang lembut)
“pate de fois gras” (liver paste)
“chevalen” (daging kuda)
“Monsieur de Veau” (daging lembu muda, veal)
“Escargot d’France” (bekicot, keong)
dsb.
Si Inem yang warungnya sering dikunjungi turis (backpackers) Perancis, tidak mau kalah; dia pasang menu sebagai berikut:
CHEF’S SPECIAL:
Oucing Pete de Chine (Oseng Pete Cina)
Chateau de Batavie (Soto Betawi)
Saiyour de Lourdes (Sayur Lodeh)
Roujaxe d’Oleque (Rujak Ulek)
Café a la Tobruq (Kopi Tubruk)
Cappuccino de Preangers (Bajigur)
Naxis Geaux rain (Nasi Goreng)
Manioc de Mer (singkong Rebus)
Vouz vour que tans Noir (Bubur Ketan Item)
and special today: Loun Tounqe Saiyour [Lontong Sayur]
Hab Max Janoux Lufaz Bayaour = Habis Makan Jangan Lupa Bayar !!

TIGA DRAKULA
Ada 3 drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan sadis. Drakula yang paling muda dapet kesempetan duluan.
Tiba-tiba dia lari secepat kilat, terus 2 menit udah balik lagi. Mukanya penuh lumuran darah, seringainya sereem. Terus dia ngomong, “Lu pade liat desa di seberang bukit itu ?” Yang dua ngangguk, “Iya, liat.” “Desa itu… habiissss !”
Yang paling tua panas juga. Dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit udah balik, mukanya juga penuh dgn cucuran darah. “Lu liat kota yang itu?”, katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener. “Iya, liat”, yang dua ngangguk juga. Kota itu juga habiiissssss !”, kata yang paling tua sambil ketawa serem, “Hua ha ha hah !”.
Drakula yang satunya lagi tambah panas, dia juga pengen show off. Akhirnya dia juga lari sekelebat. Temennya yang dua terperanjat, soalnya belum sampe setengah menit dianya udah balik, penuh dengan cucuran darah di mukanya dan matanya. Temennya yang dua membatin, “Gila ni drakula,…. sangar amat, ternyata dia yang paling jago”.
Sambil ngos-ngosan dia teriak, “Lu pade liat nggak tiang listrik di pas belokan sana?”
Kata yang laen : “Liat! Liat!”
“Sialan, gua kagak liat !!”. kata si drakula

ORANG GILA
Pada suatu hari ada seorang pemuda yang sedang mencoba mobil VW yang baru dibelinya. Dengan kecepatan penuh dia meluncur ke arah RSJ Grogol. Tepat di depan RSJ mobil tersebut mogok dengan tiba-tiba, terheran kemudian pemuda itu keluar dan langsung membuka kap depan Mobil VW nya. Kebetulan tengah diadakan kerja bakti oleh RSJ untuk para pasien.
Pemuda : ” Wah kenapa ini mobil ngak ada mesinnya??”
Tak lama datanglah seorang wanita tua.
Wanita tua: “Ada apa anak muda?”
Pemuda: “Saya bingung kok mobil ini ngak ada mesinnya ya!!!”
Lalu wanita itu tersenyum dan berkata, “coba kamu buka kap belakangnya deh.”
Eh ternyata benar mesinnya ada di belakang, lalu pemuda kembali bertanya, “Wah ibu pinter ya….kok tahu sih?”
Wanita tua: “Ya..saya ini kan cuma Gila tapi ngak Bego kayak kamu.”

ANGGOTA DPR BARU
Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk.
Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.
Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel. “Wah…, ini pasti wartawan TV yg mau mewawancarai aku…”, pikirnya dalam hati.
Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata: “Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini…”
Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut ‘demi rakyat’ atau ‘kepentingan rakyat’ keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tsb.
“Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai…”
Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satunya berkata: “Maaf pak…, kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak…”

WANITA SEJATI
Sebuah pesawat terbang sedang membawa banyak penumpang. Tiba – tiba ditengah jalan terjadi hujan badai yang sangat dahsyat. Pesawat itu terombang ambing oleh badai hujan, angin keras dan kilat yang menyambar nyambar. Penumpang pesawat itu histeris dan berteriak melihat keadaan itu. Mereka yakin pesawat itu akan jatuh dan mereka semua akan mati.
Di tengah kericuhan itu, ada seorang wanita muda yang melompat dan mengatakan :
“Saya tidak bisa menerima semua ini lagi! Saya tidak bisa duduk disini dan mati sepeti binatang, tertahan di kursi! Jika saya akan mati, biarkan saya mati dengan merasakan jadi wanita terlebuh dahulu. Apakah di sini ada yang sanggup membuat saya merasakan menjadi wanita?!”
Dia melihat sebuah tangan diacungkan. Ternyata seoarang pria tampan, tinggi dan berotot yang sedang tersenyum. Dia kemudian berjalan ke depan wanita muda itu. Ketika sudah berdekatan, pria tampan itu lalu membuka kaosnya dan menunjukkan tubuhnya yang kekar. Wanita itu melihat besarnya otot tersebut walaupun dalam kondisi pesawat yang mati nyala lampunya.
Pria itu tetap berdiri didepannya, kaosnya di tangan dan berkata, “Saya bisa membuat Anda merasa seperti wanita sejati sebelum mati. Apakah Anda tertarik?”
Wanita itu menganggukkan kepalanya dengan keras, “Ya, buat saya menjadi wanita sejati!”, pekiknya girang.
Dengan sigap, pria itu langsung memberikan kaosnya kepada wanita itu sambil berkata, “Nih, tolong disetrika yach!”

ORANG BERKAKI EMPAT
Kakak : “Dik, coba tebak orang apa yang kakinya empat?”
Adik : “Orang lumpuh Kak….”
Kakak : “Salah…!”
Adik : “Orang aneh…”
Kakak : “Salah…!”
Adik : “Orang apa sich emangnya?”
Kakak : “Orang bilang sich kuda, kucing, anjing, dll ”
Adik : “Yeeeeeeeeeee….!”

KISAH DI HUTAN
Di sela waktu istirahat, Irfan bermain tebak-tebakan dengan Soni.
Irfan : Son, coba tebak gimana caranya masukin gajah ke kulkas ?
Soni : Ya.. nggak bisa dong, gajah kan gede, gimana caranya ?
Irfan : Gampang, buka pintu kulkas, terus masukin deh tuh gajah!
Soni : Ooh gituuu…
Irfan : Nah sekarang gimana caranya masukin kuda ke kulkas ?
Soni : Ooh ya aku tahu, caranya buka pintu kulkas terus masukin deh kudanya, bener kan?
Irfan : Salah Son, caranya, buka pintu kulkas keluarin dulu gajahnya, terus baru masukin kudanya. Nah, sekarang gimana caranya masukin tikus ke kulkas ?
Soni : Keluarin dulu kudanya lalu masukin tikusnya, iya kan ?
Irfan : Nggak usah dikeluarin kudannya, gini caranya, buka pintu kulkas, terus masukin tikusnya, tikus kan kecil jadi tinggal di selipin aja! Nah, sekarang jika di hutan diadakan kumpulan para hewan, siapa yang nggak hadir?
Soni : Ngak tahu!!!!
Irfan : Yaa kuda sama tikus dong, kan lagi di kulkas!
Soni : Bisa aja luh…

UNGKAPAN DAN MAKNANYA
DONT JUDGE THE BOOK BY THE COVER
(Jangan menghukum buku karena dia meninggalkan koper)
LIKE FATHER LIKE SON
(Suka bapaknya, suka juga sama anaknya)
THE BEAUTY IS UNDER THE SKIN
(Jadi cakep kalo uda ganti kulit)
NO GAIN WITHOUT PAIN
(Ga dapet duit kalo ngga kesakitan dulu… kaya kuda lumping)
JUST BEE YOURSELF
(Kesengat tawon, itulah kamu (muka kamu))
THE TRUTH IS OUT THERE
(Yang bener boleh keluar)
THE RIGHT MAN IN THE WRONG PLACE
(Orang disebelah kanan,salah tempat..hrsnya disebelah kiri )
LOVE IS BLIND
(Pacarilah orang buta)

ISTILAH KOMPUTER DALAM BAHASA MALAYSIA
Beginilah akibatnya kalau orang Malaysia menerjemahkan istilah-istilah komputer.
hardware = barang keras
software = barang lembut
joystick = batang bahagia
plug and play = cucuk dan main
port = lubang
server = pelayan
client = pelanggan
Inggris: “That server gives a plug and play service to the clients using either hardware or software joystick. The joystick goes into the port of the client.”
Malaysia: “Pelayan itu memberi pelanggannya layanan cucuk dan main dengan mempergunakan batang bahagia jenis keras atau lembut. Batang bahagia itu dimasukkan ke dalam lubang pelanggan.”

GAGAP
Pada suatu musim liburan ada sekelompok mahasiswa yang akan pergi camping dikaki gunung. Dan kebetulan sekali penanggung jawab seksi perlengkapan agak agak gagap dalam berbicara. Sebelum berangkat semua seksi diperiksa oleh Pak Ketua rombongan.
“Seksi kesehatan siap?” tanya Pak Ketua
” Siap pak semua sudah tersedia dan cukup untuk keperluan selama camping !” jawab Sie Kesehatan.
” Seksi transportasi?” tanya Pak Ketua.
“OK boss, malahan kelebihan mobil nih,” sahut Sie Transportasi.
Sampai akhirnya pada Seksi Perlengkapan, “Kamu gimana perlengkapan dan tenda?” tanya Pak Ketua.
” Ss..ss…..ssss….” sahut si gagap terbata-bata.
Dan belum saja selesai berbicara langsung dipotong oleh Pak Ketua yang memang nggak sabaran.
“Ya udah kalo siap, kalo gitu kita berangkat…cabut!” kata Pak Ketua memberi komando.
Berangkatlah rombongan ini ke tempat camping. Sesampainya di lokasi, “Ayo bongkar muatan dan siapkan kayu api unggun, makanan dan dirikan tenda!” perintah Pak Ketua.
Di saat semua seksi sibuk mengerjakan tugas masing-masing, pak Ketua mendapati si gagap masih tenang2 aja duduk ngliatin temennya pada sibuk.
” Heh…mana tendanya? pasang dong!” hentak Pak Ketua.
” Kkk…ke..ketinggalan b..bbboss!” jawab si Gagap.
” Wah gimana sih kamu nih….jadi berabe kan nggak ada tenda, ya udah balik lagi ke Jakarta aja deh!” perintah Pak Ketua.
“Ttt…tt…ta…” belum lagi si gagap nerusin, udah dipotong lagi sama pak Ketua: “Udah deh keburu malem nih, cabuutt !”
Sesampainya di Jakarta : ” Mana tendanya buruan masukin ke mobil terus cabut balik ke gunung ! ! ”
“Tt..ttapi gg..gg . . ?”
” Apa lagi ! ! ”
” Tt.tapi ….gu..gu.gue bb..becanda kok,” jawab si Gagap dengan muka lugu.

LAMPU MERAH
Seorang pemuda pengendara sepeda motor, sedang melaju dengan kecepatan 180 km/jam melintasi jalan raya di tengah kota.
Ketika ia melihat didepannya ada sebuah perempatan dan lampu pengatur LaLin-nya menunjukkan warna kuning, ia pun menambah gasnya, hingga pada waktu lampu merah menyala, ia terus melaju tanpa berhenti. Akibatnya, petugas polisi LaLin, mengejar sang pemuda itu karena telah menerjang Lampu merah.
Tak beberapa lama kemudian, tertangkaplah sang pemuda itu oleh polisi yang mengejarnya.
“Selamat siang, mas! ” tanya polisi tersebut.
“Selamat siang, Pak!” jawab si pemuda.
“Mengapa anda tidak berhenti ketika lampu merah tadi menyala? Anda tidak tahu, apa artinya merah?” tanya sang polisi.
“Berani, Pak!!!” jawab si pemuda.

ANAK TELADAN
Darsono, Wardi, Sugeng dan Jono janjian mengadakan reuni di Restoran Guyon. Sambil makan, mereka berempat ber-bincang² sambil bernostalgia. Setelah makan Darsono pamit meninggalkan teman²nya sebentar untuk nyanyi karaoke, “Minta lagu apa Mas? Last Kiss tah?”
Sambil mendengarkan Darsono nyanyi, teman²nya melanjutkan obrolan mereka.
“Bagaimana anak anakmu Geng?” tanya Wardi ke Sugeng.
Sugeng bercerita: “Oo, baik² saja, anak saya kan dua. Yang cewek ikut suaminya jadi Kapolres di Medan. Sedangkan yang cowok sudah jadi boss, pabriknya dua, pabrik sepatu dan pabrik mie. Tapi ya gitu…, saya yang jadi bapaknya saja ndak pernah dibelikan motor sama sekali, eeeh… pas kemarin pacarnya ulang tahun dibelikan BMW 318i gress.”
“Lha kalau anakmu War?” Wardi pun bercerita, “Anakku tiga cowok semua, yang dua kerja di Amerika, yang bonthot sekarang sudah jadi direktur developer rumah. Tapi agak gendeng juga anak saya yang bonthot ini. Rumah bapaknya sudah doyong dibiarkan aja, tapi waktu kemarin pacarnya ulang tahun di belikan rumah baru.”
“Kalau kabar anakmu bagaimana Jon?” Sekarang Jono yang cerita, “Anak saya empat, cowok satu, cewek tiga. Sekarang sudah pada mandiri. Yang paling sukses ya anakku yang cowok. Sekarang jadi pialang saham. Cuman ya agak nggak bener juga. Lha… saya ini nggak pernah di kasih uang sama sekali, tapi kemarin waktu pacarnya ulang tahun di kasih deposito 100 juta.”
Setelah Jono cerita, Darsono selesai karaoke, “Nyritain apa sih Rek?”.
“Ini lho Dar, pada nyritain anaknya, gimana anakmu Dar?” tanya Jono.
Setelah nyalain rokok, Darsono mulai cerita : “Anakku cuma satu, tapi payah. Aku ingin dia jadi ABRI, eeeh malah jadi bencong. Sudah lima tahun dia buka salon, dari dulu sampek sekarang ya teteeep aja nyalon. Tapi meskipun bencong dia tetep anak ku. Apalagi dasarnya anaknya itu baik, pergaulan nya luas dan sayang sama bapaknya. Setiap dapat rejeki saya pasti diberi. Kemarin pas dia ulang tahun, ada temannya yang ngado BMW 318i gress, rumah baru, dan deposito 100 juta. Dia bilang semua itu buat bapak saja, dia tetep seneng buka salon saja katanya”

JURUS MERAYU CEWEK
Si Asep sedang membaca emailnya, dan ada artikel menarik tentang cara berkenalan dengan (baca: merayu) cewek. Salah satunya adalah dengan memulai perbincangan seperti berikut :
Cowok : “Maaf, mbak. Mbak punya obeng, ngga?”
Cewek : “Ha? Nggak..”
Cowok : “Kalo nomer hp punya kan?”
……………………….
Akhirnya, Asep Surasep ingin mencoba “rayuan maut” tersebut.
Dan… Di suatu taman…
Asep : “Maaf, mbak. Mbak punya obeng nggak?”
Cewek : “Punya… Mau yang plus atau minus?”
Asep : “Eh?!?,..ngg..yang minus aja mbak. Kalo palu punya nggak?”
Cewek : “Punya juga.. nih..”
Asep : “(Damn..) ?? Kalo kunci inggris, ada nggak?” (dengan penuh pengharapan agar si cewek menjawab “tidak”)
Cewek : “Ooo.. itu juga ada… dari ukuran 10 sampai 20. Mas mau yang mana?”
Asep : “(buset…).. DAAMMMN…!! F&^%**K…. To the point aja deh, mbak. Mbak punya nomer hape nggak?”
Cewek : “Ooo.. ini.. (sambil menyodorkan kartu nama dan brosur Ace hardware). Kalo mas butuh perkakas, hubungi saya aja. Saya kebetulan di bagian sales Ace Hardware, pusat perkakas yang terlengkap. Ace hardware gitu lho!!!…”
Asep : “….nasiiib….” (sambil pergi dengan tertunduk lesu..)

LOGIKA PRIA
KapanLagi.com – Seorang Suami dan Istrinya tengah menghadiri sidang perceraiannya. Dalam sidang akan memutuskan siapa yang mendapat hak asuh anak. Sambil berteriak histeris dan melompat – lompat si istri berkata:
“Yang Mulia, saya yang mengandung, melahirkan bayi itu ke dunia dengan kesakitan dan kesabaran saya!! Anak itu harus menjadi hak asuh Saya!”
Hakim lalu berkata kepada pihak suami:
“Apa pembelaan Anda terhadap tuntutan istri Anda”
Si Suami diam sebentar, dengan nada datar ia berkata:
“Yang mulia. Jika saya memasukkan KOIN ke mesin minuman Coca-Cola, mesinnya BERGOYANG SEBENTAR, dan minumannya keluar. Menurut Pak Hakim ……. Minumannya milik Saya atau Mesinnya?”
Hakim: !$#@%$^**

PERBEDAAN YO’I, YA, DAN YA BEGITULAH
Turis amerika yang sedang belajar Bahasa Indonesia sedang bingung, mengapa orang Indonesia, jika menjawab pertanyaan itu beda-beda seperti yoi, ya, dan ya begitulah.
Suatu hari ia melihat seorang pejabat yg sedang duduk di lounge di sebuah hotel tempat dia menginap dan lalu Lalu ia bertanya kepada pejabat tersebut,
Turis: “Bagaimana cara membedakan yoi, ya, dan ya begitulah?”
Pejabat: “Oh … It;s very – very simple Sir, Kalau yoi, orang tersebut tidak punya pendidikan, kalo iya, orang itu tamatan SMA, dan kalau ya begitulah, berarti ia sarjana.”
“Oh, gitu, ya?”, kata turis.
“Yoi!!”, kata pejabat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar